PERKEMBANGAN FOTOGRAFI DARI MASA KE MASA
“ Fotografi” berasal dari kata Yunani foto (“cahaya “) dan graphein (“menggambar”) Kata yang pertama kali digunakan oleh ilmuwan Sir John FW Herschel pada tahun 1839. Photography adalah metode merekam gambar dengan aksi cahaya atau radiasi yang terkait pada materi yang sensitif terhadap cahaya.
PERKEMBANGAN FOTOGRAFI
Fotografi dimulai dengan ide dasar tentang pembuatan kamera, ide ini sudah ada sejak Abad ke-5 sebelum Masehi. Eksperimen tentang kamera dilakukan oleh seorang ilmuwan Irak (Arab) yang membuahkan teori mengenai linearitas cahaya. Pantulan sebuah citra hanya akan tampak terproyeksikan kesisi lain apabila melalui lubang yang kecil.Citra lilin disebelah kanan akan tampak terproyeksikan disebelah kiri. Pengamatannya menjadi cikal bakal kamera obscura di abad ke 11 Sebelum Masehi.
Kamera obscura ini tidak benar-benar merekam citra, karena penciptaan akan citra yang permanen akibat tercahayai oleh cahaya (film) belum tercipta sebelum tahun 1816. Kamera Obscura ini hanya memproyeksikan citra ke permukaan lain melalui lubang kecil dan digunakan sebagai alat bantu dalam menggambar, Citra yang diproyeksikan pada permukaan tersebut juga tampak terbalik.
Kamera Obscura pertama menggunakan lubang kecil dan tenda untuk memproyeksikan gambar dari luar tenda ke dalam ke daerah yang gelap. Perlu waktu sampai abad ke-17 untuk meringkas kamera Obscura dari seukuran tenda yang besar menjadi cukup kecil dan portable serta penambahan lensa dan lainnya demi penyempurnaan citra yang tercipta.
A. SEBELUM MASEHI
1. Prinsip-prinsip dasar dari kamera lubang jarum terdapat dalam teks-teks Cina dari abad kelima SM. Berdasarkan pengalamannya penulis Cina tersebut mendapati bahwa cahaya bersinar menempuh jarak dalam garis lurus. Filsuf Mo Ti (kemudian Mo Tsu ) adalah orang yang pertama mengamati pembentukan gambar terbalik dengan lubang kecil. Mo Ti sadar bahwa benda-benda memantulkan cahaya ke segala arah dan bahwa pantulan sinar pada bagian atas sebuah objek ketika melewati lubang akan terproyeksikan pada bagian bawah, dengan kata lain citra benda akan tampak terbalik (Hammond 1981:1)
2. Di belahan bumi barat Aristoteles (abad keempat SM) Dalam Buku XV, 6, dia bertanya: “Mengapa ketika cahaya matahari menerobos melewati lubang yang berbentuk persegi panjang seperti barang anyaman, tidak menghasilkan bentuk persegi panjang pada hasil pantulannya tetapi lingkaran?” Dalam Buku XV,11, dia bertanya lagi: “Mengapa gerhana Matahari membentuk serupa sabit, jika dilihat melalui celah kotak-kotak maupun celah-celah tak beraturan wujudnya seperti celah dedaunan, sinar yang tampak tetap berbentuk sabit terproyeksikan diatas tanah? Apakah itu untuk alasan yang sama seperti ketika cahaya masuk melalui lubang persegi panjang, tetap akan keluar tampak melingkar seperti bentuk kerucut ?”. (Aristoteles 1936:333,341). Aristoteles tidak menemukan penjelasan yang memuaskan dan pertanyaannya tetap belum terpecahkan sampai abad ke-16 (Hammond 1981:5).
B. MASEHI
Penemuan Camera Obscura. Camera (kamar) Obscura (gelap ) yang berarti kamar gelap.
1. Ibnu Al Haitam ( Al Hazen ), seorang cendekiawan Arab pada abad XI M menuliskan teori prinsip lensa yang mendukung teori Aristoteles diatas yang berkaitan dengan pembesaran menggunakan lensa cekung dan cembung dan cermin. Ia adalah orang yang pertama kali menemukan hubungan antara sumber cahaya, lensa dan gambar yang dihasilkan. Itulah sebabnya disebut sebagai “Al-Hazen Theorem”. Dia juga menjelaskan bagaimana mata bisa melihat. Ia berkata bahwa kita hanya bisa melihat ketika cahaya jatuh pada obyek itu lalu memantul ke mata kita.Karya-karyanya menjadi sumber buku Roger Bacon dan para pakar pengetahuan barat lainnya.
2. Leonardo da Vinci, pada akhir abad ke 15 mencoba menguraikan secara terperinci tentang kamar gelap/ camera obscura ini. Dengan alat ini gejala Matahari seperti gerhana dapat diamati.
3. Cesare Cesarino, salah satu murid Leonardo da vinci
Daftar pustaka
http://pradiptaphotowork.blogspot.co.id/2013/06/perkembangan-fotografi-dari-masa-ke-masa.html?m=1



Komentar
Posting Komentar