25 TEKNIK DASAR FOTOGRAFI
1. High Speed Photography
Teknik fotografi ini menggunakan kecepatan sebagai
unsur utamanya. Foto yang dihasilkan merupakan pengambilan gambar yang
didapatkan dalam waktu yang sangat amat singkat. Waktu pengambilan gambar
menjadi kunci utama dalam foto ini.
Contoh dari foto-foto high speed adalah saat balon air
pecah, saat tetesan air memantul ketika jatuh ke atas permukaan air, saat kaca
pecah, saat cairan terbang di udara, dan sebagainya. Kecepatan foto ini sangat
cepat sehingga membutuhkan alat bantuan seperti pelatuk suara pada kamera. Saat
ada suara datang maka kamera dengan sigap langsung mengambil gambar.
2. Tilt-Shift Photography
Teknik dasar fotografi ini membutuhkan gerakan khusus
dan kamera berukuran sedang, selain itu juga membutuhkan lensa khusus. Pada
Dasarnya tilt-shift adalah pergerakan dan rotasi lensa kamera terhadap gambar.
Tilt akan memberikan gambar tajam, shift akan menghasilkan gambar blur dengan halus.
Teknik tilt-shift pada umumnya digunakan pada situasi
model dengan background yang ingin dibuat terlihat jauh dengan blurnya. Salah
satu contohnya adalah ketika orang menyebrangi jalan dimana ada gedung
didepannya tapi gedung tersebut di blur karena efek shift. Contoh foto tersebut
membuat lingkungan terasa lebih dalam.
3. Black and White Photography
Seperti namanya, Teknik dasar fotografi black and
white mempunyai hasil foto yang warnanya hitam dan putih. Mengambil gambar
hitam putih dapat dilakukan dengan mudah untuk mengubah settingan kamera anda
menjadi monokrom, satu warna, yaitu hitam atau putih.
Terdengar mudah, tapi ada
beberapa hal lainnya yang patut diperhatikan dalam mengambil foto hitam putih.
Unsur yang perlu diperhatikan diantara lain adalah
pencahayaan dan komposisi dari foto. Pencahayaan menjadi faktor utama karena
hitam putih sangat memanfaatkan cahaya untuk menangkap bayangan dari benda.
Komposisi dalam foto juga faktor utama karena keselarasan dari warna hitam dan
putih adalah alasan mengapa foto monkrom menjadi baik.
4. Motion Blur Photography
Mempunyai ciri yang sama dengan teknik dasar fotografi
High Speed, Motion Blur sangat memanfaatkan kecepatan dari suatu benda yang
bergerak. Perbedaannya adalah pengambilan teknik motion blur lebih mudah dari
high speed. Alat yang dibutuhkan teknik foto high speed membuat melakukan foto
high speed menjadi terbatas.
Sedangkan cara untuk mengambil foto motion blur dapat
dilakukan dengan kamera biasa yang diberikan slow shutter speed. Penggunaan software
photoshop dapat membantu mendapatkan hasil motion blur lebih baik lagi.
5. Infrared Photography
Teknik dasar fotografi ini pada dasarnya adalah
mengambil gambar dengan menggunakan cahaya infrared, tapi pengambilan cahaya
infrared tersebut tidak semuanya infrared. Penggunaan tersebut dapat diatur
pada settingan kamera anda masing-masing.
Alat yang diperlukan untuk membuat fotografi infrared
adalah:
Kamera digital dengan sentivitas yang baik terhadap infrared.
Filter kamera yang jelas (contohnya adalah wrattten 89B filter).
Image processing software.
Filter kamera yang jelas (contohnya adalah wrattten 89B filter).
Image processing software.
6. Night Photography
Melakukan pengambilan foto dimalam hari juga mempunyai
tekniknya sendiri. Tekniknya adalah dengan mengandalkan pencahayaan dan timing
dalam melakukan foto. Cahaya dapat dibuat sendiri dengan menggunakan lampu
karena pada malam hari tidak ada matahari.
Hasil dari teknik dasar fotografi
malam hari akan ditentukan dengan apertur yang disesuaikan dengan timing foto.
7. Smoke Art Photography
Sesuai dengan namanya berikut merupakan teknik dasar
fotografi untuk mengambil foto asap, ya, asap. Fotografi ini mengambil gambar
asap karena asap mempunyai lekukan yang bervariasi sesuai dengan udara yang ada
di ruangan.
Cara pengambilan foto asap ini dapat digunakan dengan
menggunakan dupa, karena dupa cukup murah, fleksibel, dan tahan lama. Warna
asap dalam foto dapat diubah dengan software editorial sehingga foto menjadi
lebih variasi.
8. Macro Photography
Makro pada dasarnya adalah teknik dasar fotografi yang
dilakukan secara dekat kepada benda yang lebih kecil. Makro membutuhkan lensa
makro dan kamera yang mendukung foto makro pada dasarnya, sebenarnya juga dapat
dilakukan dengan lensa normal tetapi tidak sebaik makro. Lensa – lensa makro
diantara lainnya adalah lensa makro, lensa makro zoom, lensa close-up.
9. HDR
High Dynamic Range atau HDR adalah salah satu teknik
dasar fotografi. HDR membantu foto untuk mendapatkan pencahayaan lebih baik
sehingga hasil gambar menjadi lebih hidup. Teknik HDR membutuhkan software
untuk mengatur kembali foto agar hasilnya maksimal.
Cara mengambil foto HDR dapat dilakukan dengan foto
RAW auto exposure dan foto yang dilakukan berulang, contohnya melakukan 5 foto
dengan eksposur dari -2 sampai +2.
10. RAW processing
Sebelumnya sempat dijelaskan mengenai RAW, tapi tidak
secara detail. Singkatnya RAW adalah gambar yang diambil tanpa melakukan
kompres kepada file gambar. Kompres dapat membuat gambar kekurangan kualitasnya
dan tidak bisa mendapatkan hasil maksimal.
Foto RAW seperti sebuah variable
dalam fotografi, perlu diolah lagi sesuai dengan kebutuhannya dengan software
fotografi.
11. Panoramic Photography
Teknik dasar fotografi panorama adalah teknik untuk
mendapatkan foto lingkungan sekitar secara luas. Foto panorama ini dapat
diambil dengan menggabungkan beberapa foto secara horizontal menjadi satu foto.
Mengambil foto ini dapat menggunakan kamera atau
menggunkan smartphone. Khusus penggunaan kamera disarankan menggunakan tripod
karena membuat gambar menjadi stabil dan tidak goyang.
12. Architecture Photography
Foto arsitektur akan menonjolkan sisi artistik dan
keindahan yang terdapat pada suatu bangunan. Bangunan tersebut diantara lain
adalah rumah, kantor, gedung tua, kastil, dan lainnya. Pengambilan gambar
bangunan ini sangat dipengaruhi dengan pattern, tekstur, dan warna.
13. Low Light Photography
Penggunaan cahaya dalam fotografi menjadi dasar utama
dalam setiap teknik dasar fotografi. Foto dengan intensitas cahaya kurang pun
memunyai tekniknya sendiri untuk menghasilkan gambar yang baik.
Pada halnya teknik ini sangat mirip dengan foto dalam
malam hari tapi perbedaannya adalah low light tidak harus menunggu malam tiba.
14. Food Photography
Teknik dasar fotografi ini sering dilakukan untuk
membuat katalog, menu, poster, dan lainnya yang berhubungan dengan promosional
makanan. Fotografi makanan pada umumnya memperhatikan pencahayaan dan komposisi
dari makanan tersebut. Pencahayaan digunakan untuk menentukan sisi makanan yang
ingin ditonjolkan.
Dalam memperlihatkan tekstur kasar yang kelihatan oleh
mata maka diperlukan pencahyaan yang kuat. Sedangkan tekstur yang lembut dan
kecil-kecil membutuhkan cahaya yang lembut. Komposisi yang dimaksud disini
adalah penggabungan makanan atau tata letak makanan sampai makanan tersebut
terlihat indah.
15. Child Photography
Anak-anak pada umumnya cukup sulit difoto karena
mereka sering bergerak secara mendadak. Pengambilan foto anak dapat dilakukan
dengan kamera yang mempunyai gambar yang tajam dan mempunyai sedikit noise.
Pengaturan ISO dapat dilakukan dengan auto dan dibuat 1600 untuk full frame dan
800 untuk non-full frame.
Pengambilan gambar terbaik adalah pada saat anak-anak
telah makan dan mereka baru saja bangun pada pagi hari. Alasannya adlaah mereka
menjadi lebih aktif dan ceria daripada waktu lainnya.
16. Baby Photography
Mengambil foto pada bayi lebih sulit karena bayi belum
bisa mengerti apa yang dikatakan oleh manusia lainnya pada umumnya. Pengambilan
foto bayi dapat dilakukan dengan menarik perhatian si bayi lalu melakukan foto
dengan cepat. Foto yang dapat dilakukan diantaranya adalah makro, close-up,
black and white, dan tidak terbatas juga untuk melakukan variasi lainnya.
Hal yang harus diperhatikan adalah jangan menggunakan
flash secara langsung terhadap bayi. Mata bayi belum mampu untuk menerima
cahaya yang sangat terang seperti flash, bila ingin menggunakan flash maka
cahaya flash harus dipantulkan terlebih dahulu.
17. High-Key Photography
Fotografi high-key adalah foto yang sering digunakan
pada wanita dan anak-anak. Penggunaan teknik pada wanita dan anak-anak karena
foto ini menampakan kecantikan pada kulit mereka yang halus. Foto ini
memberikan intensitas cahaya yang kuat dan pengaturan cahaya menjadi sangat penting
di teknik dasar fotografi ini.
Tujuan dari high-key adalah menampakan keindahan dari
objek yang difoto dan menghilangkan bayangan sebisa mungkin.
18. Candlelight Photography
Lilin pun dapat menjadi subjek dari foto. Menampilkan
foto yang baik dari lilin mempunyai ISO 1600 dan lebih, serta menggunakan
apertur yang besar untuk menangkap gerakan api.
Flash dapat dimatikan dan lebih baik menggunakan
eksposur secara manual. Lilin yang digunakan lebih baik dalam jumlah banyak
sehingga menjadi lebih artistik dan membuat bayangan lebih halus.
19. Long Exposure Photography
Teknik fotografi long eksposure sering digunakan pada
lingkungan alam. Contohnya adalah air terjun, ombak, pohon dan lain – lain.
Cara mengambil gambarnya adalah pengaturan eksposur, seperti namanya, eksposur
dibuat menjadi interval cukup panjang. Fotografi ini menggunakan ND Filter
untuk membantu mendapatkan hasil maksimal.
20. Minimalist Photography
Fotografi minimalis seperti namanya “minimal”
menggunakan sedikit objek pada foto yang diambil. Pengambilan foto minimalis
sangat bergantung pada komposisi dari foto tersebut.
Pada umumnya foto ini mempunyai warna yang sangat
cerah atau warna hitam dan putih.
Teknik dasar fotografi minimalis harus
memberikan cerita atau suatu makna walaupun foto tersebut hanya mempunyai satu
objek didalamnya.
21. Wildlife Photography
Teknik berikutnya adalah mengambil gambar pada hewan
yang berada di alam lepas. Teknik ini cukup sulit untuk dipelajari karena
banyaknya jenis hewan dan setiap hewan mempunyai ciri khas tersendiri.
Mengambil fotografi hewan liar menjadi sebuah
tantangan karena hasil yang lebih baik dapat didapatkan setelah mempelajari
dengan baik hewan tersebut. Hal yang dipelajari adalah gerak-gerik hewan,
keunikan hewan, dan lainnya. Pengambilan foto hewan liar juga harus dilakukan
dengan hati-hati karena hewan mempunyai insting yang tajam.
22. Star Photography
Penggunaan tripod menjadi dasar untuk mendapatkan foto
bintang yang baik dan kamera yang diatur dengan manual. Beberapa peralatan
lainnya yang dapat digaunakan diantara lain adalah lensa yang lebar, timer
untuk kamera, dan jenis kamera adalah full-frame.
Foto bintang lebih baik dilakukan dengan perencanaan
yang sangat matang. Hal yang diperhatikan dalam melakukan foto bintang adalah
gerakan bulan, cuaca, dan posisi foto. Cara melakukannya adalah menyetel lensa
kamera menjadi selebar mungkin tapi tetap fokus.
23. Street Photography
Teknik street photography adalah teknik dasar
fotografi yang menggambarkan kejadian sehari-hari yang terjadi. Tidak perlu
dilakukan pada jalanan, tapi bisa dilakukan di tempat publik lainnya, selama
memperlihatkan kegiatan manusia.
Hasil lebih baik apa bila dilakukan secara candid
(tidak diketahui oleh yang difoto). Teknik foto ini juga mengandalkan momen,
emosi, dan komposisi untuk ditampilkan dalam foto.
24. Sports Photography
Fotografi ini diambil pada saat jelang olahraga atau
saat melakukan aktifitas dengan dinamika yang cukup tinggi. Penggunaan ISO
tinggi dan posisi foto menjadi kunci dalam mendapatkan foto yang bagus.
Lebih
baik lagi jika dilakukan pada momen-momen penting yang ada karena ekspresi
manusia dan emosinya akan berubah.
Alat lain yang dibutuhkan adalah lensa zoom yang cukup
besar dan tripod sebagai penyangganya karena olahraga umumnya dilakukan di
lapangan luas.
25. Flash Photography
Penggunaan flash tidak hanya sekedar untuk membantu
penerangan saja, tapi ada tekniknya tersendiri. Flash dapat memberikan fokus
kepada objek yang diinginkan, memberikan intensitas cahaya yang dibutuhkan pada
titik tertentu, memaksimalkan tekstur dari suatu benda.
Lain dari itu flash juga dapat memberikan warna yang
berbeda jika diberikan filter warna didepan flash. Teknik flash ini dapat
diaplikasikan terhadap jenis fotografi lainnya, sehingga kuncinya adalah sering
lakukan eksperimen.
DAFTAR PUSTAKA
https://ilmuseni.com/seni-rupa/fotografi/teknik-dasar-fotografi



Komentar
Posting Komentar